| Abstract |
Perkembangan teknologi yang berjalan begitu cepat tentunya dapat mempengaruhi kehidupan
generasi Z. Teknologi saat ini memiliki dampak negatif bagi kehidupan manusia. Tujuan: Menggambarkan
beberapa hasil penelitian tentang penggunaan media social dan kesehatan mental generasi Z. Metode:
Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah review literatur yang merupakan metode secara
sistematis, eksplisit dan reprodusibel untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya -
karya hasil penelitian dan hasil pemikiran yang sudah dihasilkan oleh para peneliti dan praktisi. Hasil: Durasi
penggunaan media sosial ternyata berpengaruh terhadap kesehatan mental. Zhao & Zhou (2020) menyatakan
penggunaan media sosial yang lebih tinggi dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih buruk. Penelitian
seperti Bashir & Bhat (2017) mengemukakan beberapa masalah mental illness yang berkaitan dengan
penggunaan media sosial diantaranya stress, kecemasan, depresi dan kesepian. Penelitian Heri dkk (2021)
terdapat korelasi positif antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat stress. American College
Health Association (2011) menemukan sekitar 30% mahasiswa melaporkan merasa depresi akibat
penggunaan media sosial. Penelitian di Wuhan, Cina pada tahun 2020 oleh Gao, menunjukkan dampak
penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dengan ditemukannya prevalensi depresi 48%,
kecemasan 23%, serta kombinasi depresi dan kecemasan 18%. Kesimpulan: media sosial bisa membawa
dampak positif dan negatif tergantung penggunaannya, dan yang kita ketahui sekarang kebanyakan
pengguna media sosial hampir semua pengguna media sosial membawa pengaruh bagi kesehatan apalagi
kesehatan mental terhadap generasi Z |
id |