Informasi ringkas dokumen repository.
| Advisor(s) | TAMPUBOLON, ELMINA | |
| Author(s) | ZEGA, AGUSTRISMAN | |
| Issued Date | 2026 | |
| Abstract | Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) merupakan bagian penting dalam rekam medis elektronik yang berfungsi sebagai media komunikasi antar tenaga kesehatan untuk menjamin kesinambungan pelayanan pasien. Kelengkapan pengisian CPPT menggunakan metode SOAP (Subjective, Objective, Assessment, dan Plan) menjadi salah satu indikator mutu dokumentasi rekam medis. Namun, masih ditemukan ketidaklengkapan pengisian pada beberapa komponen SOAP yang berpotensi menghambat komunikasi klinis, memengaruhi pengambilan keputusan medis, serta berdampak pada mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan pengisian setiap komponen metode SOAP pada Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan pengisiannya di RSUD Pasar Rebo Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap satu orang petugas rekam medis dan satu orang perawat, observasi nonpartisipatif terhadap proses pengisian CPPT, serta studi dokumentasi terhadap 192 dokumen CPPT yang terdiri dari 100 dokumen rawat jalan dan 92 dokumen rawat inap. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Pasar Rebo telah memiliki SOP pengisian CPPT menggunakan metode SOAP yang telah diterapkan dalam sistem Rekam Medis Elektronik. Tingkat kelengkapan komponen Subjective sebesar 89,70%, Objective sebesar 99,50%, Assessment sebesar 94,79%, dan Plan sebesar 90,11%. Komponen Objective memiliki tingkat kelengkapan tertinggi, sedangkan komponen Subjective merupakan komponen dengan tingkat kelengkapan terendah. Faktor yang memengaruhi ketidaklengkapan pengisian CPPT meliputi tingginya beban kerja tenaga kesehatan, lupa mengisi seluruh komponen SOAP, keterbatasan sistem Rekam Medis Elektronik yang belum mewajibkan seluruh komponen terisi sebelum validasi, serta sosialisasi yang belum dilakukan secara rutin. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kelengkapan pengisian CPPT di RSUD Pasar Rebo secara umum telah berada pada kategori baik, namun belum memenuhi standar kelengkapan 100%. Peningkatan kualitas dokumentasi perlu dilakukan melalui penguatan pengawasan, optimalisasi fitur validasi pada sistem Rekam Medis Elektronik, pelaksanaan sosialisasi secara berkala, serta peningkatan kepatuhan tenaga kesehatan dalam mengisi seluruh komponen SOAP secara lengkap. Dari penelitian ini, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan sosialisasi dan evaluasi secara berkala mengenai kelengkapan serta ketepatan waktu pengisian CPPT kepada seluruh tenaga kesehatan yang bertanggung jawab dalam pendokumentasian pelayanan pasien. | 1 |
| Item Type | Skripsi | |
| Keywords | Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) (Integrated Patient Progress Notes), Rekam Medis Elektronik (Electronic Medical Record), Metode SOAP (SOAP Method) | 1 |
| Collection | Fakultas Kesehatan Masyarakat, D4-Manajemen Informasi Kesehatan | |
| Publisher | INSITUT KESEHATAN DELI HUSADA | |
| Submitted Date | 20-10-2026 | |
| Updated Date | 20-10-2026 | |
| URI | No URI | |
| File |
SKRIPSI AGUS TRISMAN ZEGA - 25199002.pdf
Login untuk Preview
|
|