Informasi ringkas dokumen repository.
| Advisor(s) | apt. Pintata Sembiring, S.Farm., M.K.M., M.Farm. | |
| Author(s) | NOVA KRISTIANI WARUWU | |
| Issued Date | 2026 | |
| Abstract | Nova Kristiani Waruwu. Formulasi dan uji aktivitas antibakteri gel ekstrak etanol daun rosemary (Rosmarinus officinalis L) dengan sistem enhancer propilen glikol terhadap Staphylococcus epidermidis. Skripsi, Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua. (Dibimbing oleh :apt. Pintata Sembiring, S.Farm.,M.K.M.,M.Farm) Infeksi kulit akibat Staphylococcus epidermidis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memerlukan pengembangan alternatif terapi berbasis bahan alam. Daun rosemary (Rosmarinus officinalis L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun rosemary dalam bentuk sediaan gel dengan sistem enhancer propilen glikol, Metode penelitian eksperimental yang meliputi pembuatan ekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, skrining fitokimia, formulasi gel dengan variasi konsentrasi ekstrak daun rosemary 25%, 30%, dan 35% serta propilen glikol 8,5%, 11,5%, dan 14,5%. Sediaan gel kemudian dievaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, viskositas, stabilitas, dan aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun rosemary memiliki rendemen sebesar 19,34% dan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, serta steroid/terpenoid. Seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi fisik dengan daya sebar 5,8–6,3 cm, pH 4,7–5,8, dan viskositas 7316–9316 cP. Sediaan stabil pada penyimpanan suhu 25°C dan 4°C, sedangkan pada suhu 40°C terjadi penurunan pH dan viskositas serta pengendapan pada formula 2 dan formula 3. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan diameter zona hambat formula 1 sebesar 11,73±0,38 mm, formula 2 sebesar 13,10±0,17 mm, dan formula 3 sebesar 16,13±0,12 mm yang seluruhnya termasuk kategori kuat. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antarformula (p<0,05).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun rosemary dapat diformulasikan menjadi sediaan gel yang memenuhi persyaratan mutu fisik. Variasi konsentrasi propilen glikol berpengaruh terhadap karakteristik fisik sediaan, dan formula 3 memberikan aktivitas antibakteri terbaik terhadap Staphylococcus epidermidis. | 1 |
| Item Type | Skripsi | |
| Keywords | Rosemary Leaves, Rosmarinus Officinalis L, Gel, Propylene Glycol, Antibacterial, Staphylococcus Epidermidis | 1 |
| Collection | S1-Farmasi | |
| Publisher | Institut Kesehatan Deli Husada DEli Tua | |
| Submitted Date | 05-09-2026 | |
| Updated Date | 05-09-2026 | |
| URI | No URI | |
| File |
2218131_NOVA_KRISTIANI_WARUWU_SKRIPSI_S1.pdf
Login untuk Preview
|
|